Selasa, 04 Januari 2011

Sintang di awal tahun 2011

31-12-2010
Atmosfer Tahun Baru di Kabupaten Sintang mulai terasa. Terompet dan Kembang api sudah banyak diperjualbelikan layaknya kota-kota besar lainnya. Suara terompet dan kembang api pun sahut-sahutan menyambut tahun baru 2011. Sintang pun mulai berbenah. Di beberapa persimpangan terpasang lampu lalu lintas dengan tenaga surya (diatasnya ada panel surya gitu). Sebuah Pos Polisi berdiri di Simpang Lima (inget ini di Sintang, bukan Semarang). Sepertinya Sintang mulai mempersiapkan diri untuk bertransformasi menjadi sebuah kota. Ya, direncanakan Sintang akan menjadi ibu kota dari sebuah propinsi baru. Yaitu Propinsi Kapuas Raya.
Tapi...
Di simpang lima itu ada lampu merah yang nyeleneh. Kok bisa-bisanya lampu merah itu ada di tengah-tengah jalan tanpa ada pembatas apa pun juga. Wah, ini kalo ada pengendara yang ngantuk bisa nabrak tuh lampu merah.

(Masih) 31-12-2010 21.00
Malam terakhir di Tahun 2010 di Sintang sangat meriah. Kembang Api saling berlomba menuju kelamnya langit. Mewarnai langit dengan warna dan suara yang riang. Seriang harapan seluruh warga Sintang dalam menyambut Tahun 2011. Jalan-jalan di Sintang dipadati kendaraan yang berpawai mengelilingi Sintang. Mereka bergembira menyambut harapan baru, sama seperti gue (mudah-mudahan cepet keluar dari kota ini daripada gue makin sinting...).

01-01-2011
Happy New Year...!!!!
Tahun sudah berganti. Saatnya harapan-harapan mulai diwujudkan. Sama seperti halnya dengan Sintang. Eh, ada yang baru di persimpangan. Lihat itu di atas. Itu Superman..bukan..itu Lampu Lalu Lintas.
Yap, tepat 1 januari 2011 lampu Lalu lintas perdana beroperasi di Sintang.(Yes, berasa di kota-kota besar ada lampu merahnya). Aneh bercampur senang karena adanya lampu merah diharapkan warga Sintang bisa lebih tertib berlalu lintas (elu tau sendiri kan gimana ngawurnya orang Sintang kalo lagi bawa kendaraan? Ya walopun gak semuanya begitu).
Reaksi orang-orang Sintang?
Bermacam-macam. Aneh bin ajaib dah. Mungkin karena baru pertama kali ada lampu lalu lintas, walhasil mereka agak kagok juga. Kalo biasanya di persimpangan mereka main hajar aja ngebut, nah sekarang gak bisa tuh. Ada yang tiap beberapa detik liat ke lampu lalu lintasnya berharap cepet ijo (itu mah di semua tempat juga sama), ada yang pas lampunya udah berubah ijo malah gak jalan karena liat kanan kirinya belum jalan (mungkin buta warna kali, jadi agak ragu-ragu) tapi ada juga yang masih seenaknya nerobos tuh lampu merah karena saking lamanya gak berubah-ubah jadi warna hijau.

04-01-2011
Pulang kantor ngelewatin Lampu lalu lintas yang di simpang lima. Di sini dipasang dua lampu lalu lintas di setiap jalan.
Pas gue liat lampu merah yang di kanan, oh merah. Okey, gue harus berhenti. Nah, pas liat yang di kiri, loh kok nyala semua lampunya? Waduh, ini yang bener yang mana? Ternyata lampu lalu lintasnya cuma bertahan dalam waktu 4 hari saja. Kita lihat apakah lampu lalu lintas yang lain akan menyusul si lampu Merah yang mulai ikutan sinting karena dipasang di Sintang.
Mari kita liat...mari.. (ayo, anak-anak duduk yang rapi...)

4 komentar:

berry sintang mengatakan...

wkwkwkwkwk, ane blm ngeliat lampu lalin yang baru gan. difoto donk n masukin fesbuk biar orang2 sintang yg drantau pada bisa liat

Sintang Sinting mengatakan...

siap..ntar gue foto.
btw,ajak yg lain liat blog ini ye.
thanx

Unknown mengatakan...

cie seneng banget liat lampu lalulintas...

Sintang Sinting mengatakan...

iya dunk...kan kemarin2 ga ada lampu lalin di sintang